Yap,
salah satu kalimat tersebut merupakan salah satu contoh ekspresi akibat global
warming yang nyatanya terjadi beberapa tahun terakhir ini. Kita semua tahu,
Global warming yang terjadi adalah karena ulah manusia, disamping usia
bumi yang memang sudah menua. Sebagai manusia yang berakal dan beradap, sudah
seharusnya kita mempraktekkan teori pencegahan Global warming. Jangan
hanya sekedar wacana semata, seminar ini-lah, seminar itu-lah, tapi praktik
yang sebenarnya belum dilakukan. Harus menunggu berapa lama lagi-kah bumi untuk
kembali menjadi sejuk? The Earth doesn’t need Talk only, But Action is
more important at All!
Action yang paling gampang adalah berawal dari hal yang
paling kecil dan sederhana, Yap! harus dari diri kita sendiri donk. Setidaknya
kita harus peduli sama lingkungan, terutama di sekitar lingkungan tempat
tinggal kita. Berawal dari yang kecil, dan akhirnya akan menjadi besar, karena
pencapaian semua yang kita inginkan memang butuh proses.
Salah satu langkah yang paling mudah untuk memulai pengurangan dampak Global Warming adalah dengan melakukan Penghijauan. Penghijauan sendiri merupakan salah satu istilah yang umumnya digunakan dalam rangka penanaman tanaman kayu/pohon secara besar-besaran. Dengan adanya penghijauan, diharapkan dapat menghambat laju deforestasi dan meredam laju peningkatan suhu udara secara global.
Salah satu langkah yang paling mudah untuk memulai pengurangan dampak Global Warming adalah dengan melakukan Penghijauan. Penghijauan sendiri merupakan salah satu istilah yang umumnya digunakan dalam rangka penanaman tanaman kayu/pohon secara besar-besaran. Dengan adanya penghijauan, diharapkan dapat menghambat laju deforestasi dan meredam laju peningkatan suhu udara secara global.
