Selamat Datang - Welcome to My Blog - 어서오세요 여러분 - أَهْلَنْ وَسَهْلَنْ

Saturday, February 23, 2013

Berang-Berang vs Serigala


Dahulu kala ada seekor serigala yang tinggal bersama betinanya. Suatu hari sang Betina berkata,
“Sayangku, hari ini aku ingin makan siang dengan ikan. Mengapa kau tidak pergi ke sungai untuk menangkap beberapa ekor?”

“Baiklah sayangku, setelah joran kailku selesai aku akan segera berangkat,” jawab serigala jantan.
Sang Serigala duduk di tepi sungai dengan joran kailnya. Dia sudah menunggu lama sekali, akan tetapi dia tidak dapat menangkap seekor ikan pun.

“Apa yang harus kulakukan sekarang? Istriku akan sangat marah kepadaku,” kata sang Serigala jantan dengan cemas.
        Kemudian ia melihat dua ekor berang-berang sedang berenang-renang di dalam air. Tiba-tiba keduanya menyelam dalam air dan muncul kembali dengan seekor ikan besar. Mereka menariknya ke tepi sungai.
“Aku ingin bagian yang lebih besar karena aku yang lebih dulu melihatnya,” kata berang-berang yang pertama.
“Aku yang menangkapnya, jadi aku yang patut mendapat bagian yang lebih besar,” kata berang-berang kedua dengan marah.
Keduanya mulai bertengkar. Sang Serigala duduk agak menjauh menyaksikan keduanya berkelahi. 
“Betapa bodohnya kedua berang-berang ini! Sekarang kesempatanku mendapatkan ikan untuk betinaku,” pikir si Serigala. Kemudian sang Serigala mendekati kedua binatang itu.
“Mengapa kalian berdua bertengkar? Barangkali aku dapat membantu?”
“Oh ya?” jawab berang-berang hampir bersamaan.
“Kami berdua telah menangkap ikan ini bersama-sama dan kami tak tahu bagaimana membaginya.”
“Aku ingin bagian yang lebih besar,” kata berang-berang kedua, dan mereka mulai bertengkar.
“Kalian berdua, berhentilah berkelahi!” kata serigala. “Bila kalian mau, aku akan membagi ikan ini untuk kalian berdua supaya adil.”

“Benarkah demikian wahai serigala?” kata berang-berang dengan penuh semangat. “Anda sangat baik hati.”
“Sekarang beri aku pisau yang tajam,” kata serigala licik tersebut. 

Ia mengambil pisau dan memotong Kepala ikan itu. “Ini bagianmu,” ia berkata pada berang-berang pertama.
Ia kemudian memotong Ekor ikan itu. “Ini bagianmu,” katanya pada berang-berang kedua.

Kemudian sang Serigala sendiri mendapatkan bagian ikan yang terbaik dan tergemuk. “Potongan ini adalah upahku atas pemecahan masalah kalian.” Sambil berkata demikian sang Serigala berlari pulang sebelum berang-berang itu mengejarnya.
Berang-berang melengak, mereka baru tahu kalau baru saja ditipu oleh serigala licik, sepertinya menolong, ternyata malah merampok.
“Betapa bodohnya kita ini!” kata berang-berang pertama.
“Kita kehilangan makan siang kita yang lezat akibat kebodohan kita sendiri,” kata berang-berang kedua.

Kedua berang-berang itu pulang kembali dengan wajah agak murung, tetapi mereka telah mendapatkan pengalaman berharga agar tidak selalu mementingkan dirinya sendiri.

No comments:

Post a Comment