Selamat Datang - Welcome to My Blog - 어서오세요 여러분 - أَهْلَنْ وَسَهْلَنْ

Saturday, March 9, 2013

Mencari Puteri Sejati

Pada jaman dahulu di negeri Perancis, ada kerajaan besar. Di kerajaan tersebut, ada seorang pangeran muda yang tempan. Seharusnya ia sudah beristri namun belum juga menemukan gadis yang cocok untuk jodohnya.
Ia berkata kepada Raja dan Ratu,” Istriku harus seorang puteri yang sejati, itulah syarat utamanya.”
Maka hari itu juga pangeran pamit untuk berangkat mencari seorang puteri sejati. Ia berkelana bertahun-tahun. 

Setiap kali dilihatnya sebuah puri, ia selalu mampir untuk melihat apakah di dalamnya ada seorang puteri sejati. Dalam pengembaraannya itu ia banyak menjumpai wanita muda dan cantik-cantik serta pandai, tetapi ia tidak pernah yakin apakah mereka itu puteri sejati. Menurut pangeran, puteri sejati adalah orang yang sangat istimewa, dan tidak banyak orang yang seperti itu.Akhirnya dengan rasa sedih pangeran pulang ke istananya. Ia belum juga menemukan puteri yang dicarinya.
Pada suatu malam, terjadi badai besar di sekeliling puri tempat tinggal pangeran. Hujan menerpa dinding puri yang sudah tua, dan sesekali Guntur menggelegar di angkasa. Ketika kilat menyambar di langit, Nampak bayangan kecil tertatih, dan mengetuk pintu.
 Tetapi situasi yang menyeramkan di luar membuat takut para pelayan. Mereka malah bersembunyi. Maka Raja sendiri yang pergi ke pintu untuk melihat siapa yang berada di luar malam-malam begini. Ketika pintu dibuka, Raja pun terkejut. Ia melihat seorang gadis cantik berdiri di luar. Gadis cantik yang masih muda itu menggigil, badannya basah kuyup dari kepala hingga kaki.

“Jangan berdiri di luar, cepat masuklah!” seru Raja. Raja menuntun gadis yang tidak dikenalnya itu ke ruang yang hangat. Ratu dan pangeran juga berada disitu. Pangeran sangat takjub dan terpesona melihat kecantikan gadis itu dan merasa jatuh cinta kepadanya.

Gadis tersebut membungkuk hormat dan mengaku bahwa dirinya dalah puteri yang sejati. Untuk membuktikan perkataan gadis itu, maka Ratu mengujinya. Di alas tempat tidur paling bawah, Ratu meletakkan sebutir kacang kapri, kemudian ditumpukkan kasur-kasur di atasnya, sampai-sampai diperlukan tangga untuk naik dan turun.

“Selamat tidur anakku, semoga mimpi yang indah,” ujar Ratu.
Keesokan harinya Ratu menemui gadis tersebut karena ingin mengetahui apakah rencananya berhasil atau tidak, dan ternyata gadis itu sudah bangun.
 “Bagaimana tidurmu anakku?” tanya Ratu.

“Maaf, rasanya saya tidak dapat tidur, sepertinya ada sesuatu yang keras di bawah kasur ini sehingga badan saya ngilu semua.” Kata si Gadis.

Ratu tersenyum,” Dia memang puteri sejati, kulitnya begitu peka sehingga ia terganggu oleh sebiji kacang kapri di bawah kasur bertumpuk yang sebanyak ini.”
Ratu segera menemui pangeran dan menceritakan semuanya. “Sudah kuduga sejak semula, dia memang puteri sejati,” kata Pangeran dengan bahagia.

Lalu pangeran menghampiri gadis itu, “Maukah puteri menjadi istriku?”
Puteri tersenyum malu, “AKu mau…!”
Dan akhirnya sang Pangeran menemukan gadis yang diidamkannya, kemudian mereka akhirnya menikah dan hidup bahagia.
*Yaaah.. Dongeng itu Kebanyakan Happy Endinghttp://www.emocutez.com

No comments:

Post a Comment